Friday, July 31, 2026

Survei IKN: Kepuasan Publik terhadap Presiden Tembus 158%

 

Ilustrasi Chatgpt 

Setelah melakukan survei nasional, Ikatan Kerja Nasional mewartakan bahwa hasilnya sungguh memukau hati. Angkanya begitu sangat fantastis. Benar-benar di luar logika.

Pada semester pertama 2026, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Pascabawang Sebatang mencapai 158%. Angka itu membuat hampir semua orang bertanya-tanya, dari mana 58% itu didapatkan. Sebagian pihak berpendapat kelebihan angka tersebut diperoleh dari para makhluk astral yang juga ikut mendaftar sebagai responden sukarela. 

Sementara itu, sama sekali tidak ada responden yang menyatakan tidak puas. 

Direktur Eksekutif IKN, Dr. Kudapan Siang Eng, M.Si, mengatakan tingkat kepuasan publik itu sangat erat kaitannya dengan kebijakan pemerintah, terlebih janji-janji yang masih menjadi harapan banyak orang. Tingginya rasa penasaran publik itulah yang membuat mereka puas. Masyarakat menjadi sangat senang dengan narasi sang presiden dan mereka menanti-nanti akhir ceritanya akan seperti apa. 

Mengenai waktu pelaksanaan, survei ini dilakukan pada 15 sampai dengan 31 Juli 2026. Responden yang dilibatkan berasal dari seluruh provinsi yang ada di Republik Youngda. Mereka diwawancarai tatap muka langsung dan juga digunakan verifikasi digital.


Orang Indonesia Adalah Manusia Berkemajuan yang Rajin! Percayakah?

 

Sumber gambar: Wikipedia 

Terkadang terdengar selentingan, "Orang Indonesia malas." Benarkah? Kalau memang malas, lalu malas dalam hal apa? Malas belajar Berarti rajin tidak belajar. Malas berolahraga? Artinya rajin mager. Tapi, bukan hal demikian yang akan dibahas dalam artikel pendek ini.

Lantas? 

Membahas yang benar-benar rajin untuk menjadi maju. Benar, rajin belajar, rajin bekerja, dan rajin-rajin positif lainnya. Sudahkah dilakukan orang Indonesia? Jawabnya sudah. Buktinya? Salah satunya adalah orang-orang Indonesia di Muhammadiyah.

Organisasi terkaya di Indonesia ini sudah membuktikan kiprahnya yang luar biasa. Bukan hanya di Indonesia dengan seabrek keistimewaannya, tetapi juga di luar negeri. 

Sebutlah misalnya pembelian gereja-gereja di Eropa untuk dijadikan masjid. Begitu pula dalam dunia pendidikan di luar negeri. Dan, yang terbaru, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia resmi menjadi organisasi Indonesia pertama yang diterima sebagai anggota Muslim Council of Britain (MCB). 

Nah, MCB ini merupakan lembaga independen dan menjadi payung muslim terbesar yang menaungi lebih daripada 500 masjid, lembaga pendidikan, badan amal, serta organisasi profesi muslim di Britania Raya.

Dengan diterimanya Muhammadiyah di MCB, maka menjadi sebuah pengakuan atas kiprah dakwah orang-orang Indonesia di tingkat internasional. 

Dengan bukti di atas, masihkah orang Indonesia disebut malas? 


Thursday, July 30, 2026

Kopdes Jauh dari Permukiman untuk Melindungi Toko Kelontong?

 

Ilustrasi Pixabay 

Entah benar atau tidak, berembus informasi bahwa tidak boleh ada toko kelontong dalam jarak radius 2 kilometer dari koperasi desa merah putih (KDMP) milik pemerintah. 

Itu sungguh sangat ironi karena yang diharapkan adalah dukungan pemerintah terhadap usaha kecil dan menengah. Bukan malah sebaliknya. 

Nah, memperhatikan regulasi itu, mungkin orang-orang yang ditugasi mendirikan KDMP merasa iba. Mereka prihatin terhadap nasib rakyat kecil kala perekonomian sedang tidak baik-baik saja.

Itulah sebabnya, ada kemungkinan orang-orang baik ini sengaja memilih area pendirian KDMP jauh dari permukiman warga. Ya, lebih daripada 2 kilometer. Ada yang di lereng gunung, dan tengah hutan, misalnya. Dengan demikian, maka toko-toko kelontong tetap aman. Para pelaku usaha tersebut pun bebas beroperasi dengan leluasa. 

Tapi, dugaan di atas tidaklah pasti benar. Namun dengan melihat fenomena di lapangan, lokasi-lokasi KDMP yang seperti itu sungguh sangatlah strategis untuk tumbuh kembangnya toko-toko kelontong di Indonesia. 

Pria Masa Lalu yang Menjadi Presiden 2024--2029

Ilustrasi Pixabay 

Sebuah lorong waktu mengantarkan seorang pria tua sampai pada masa sekarang. Dia dilahirkan pada tahun1293. Ketika tentara dari Dinasti Yuan sampai di tanah bekas kekuasaan Singosari, dirinya berlari ke tempat yang dianggapnya aman. Sebuah gunung. Ya, Gunung Bromo. 

Tubuh tuanya itu dia paksa untuk terus berjalan menapaki jalan berliku. Kadang melewati hutan, terkadang tepian sungai, dan tak jarang melintasi jalan padat penduduk. Setiap kali dia bertemu orang, dirinya langsung mengatakan pasukan Yuan sudah mendarat di pulau mereka. Sebagian orang bergegas menyelamatkan diri. Ada.yang mengikuti jejak pria tersebut, ada juga yang menuju arah lain.

Tak lama setelah kepergiannya, terjadi peperangan dahsyat antara pasukan Yuan yang dipimpin Kubilai Khan plus pasukan Raden Wijaya melawan pasukan Kerajaan Kediri. 

Singkat cerita si pria tua sampai juga di puncak Bromo. Entah bagaimana ceritanya, sebuah cahaya mendekatinya dan membawanya terbang dan menghilang dari pandangan para pengungsi lainnya. 

Tingkat kecepatan dalam perjalanan bersama cahaya itu sangat di luar nalar. Lebih kurang dua menit, dirinya mendarat di tempat asing. Benar-benar asing. 

Dia bingung melihat mobil, pesawat terbang, kereta api, dan lainnya. Akan tetapi, lambat laun dirinya terbiasa dengan segala keganjilan itu. Bahkan, dirinya cepat bergaul dengan orang-orang yang baru ditemuinya.

Sekitar satu tahun berikutnya dia akrab dengan sebuah partai politik. Lama-kelamaan, dirinya dipercaya partai tersebut mencalonkan diri sebagai calon legislatif, tapi gagal. Kemudian mencalonkan diri menjadi walikota dan lagi-lagi gagal. Setelah lima tahun selanjutnya dia dipercaya menjadi calon presiden. Tiga kali menjadi calon presiden selalu gagal. Dan, pada usianya yang sudah manula, akhirnya dia terpilih sebagai presiden di Republik Bakuha Duki. 

Sesuai dengan masa lalunya dari zaman dulu, maka semua program yang dijalankannya sangatlah kuno. Dengan kata lain tidak kekinian. Contohnya program menggunakan atap dari ijuk, program penggunaan ikat kepala dari kulit pohon, program ngasih makan para prajurit, dan segala kekunoan lainnya.

Rakyat pun dibuat pusing tujuh keliling dengan program-program tersebut. Tapi, apa boleh buat? Rakyat terpaksa mengikutinya.

Pulau Dayak Gelap? Adakah Kejanggalan Padamnya Listrik Setiap Hari di Sini?

Ilustrasi Chatgpt 

Sebagian orang menyebut Pulau Kalimantan dengan nama lain, yakni Pulau Dayak. Nah di pulau ini, ada pemadaman listrik setiap hari. Hah?! Setiap hari?

Benar! Setiap hari rakyat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjadi "penderita" atas tragedi pemadaman listrik oleh PLN Kalsel-Teng sampai (prediksi) akhir September 2026. Akibatnya? Tentu saja kerugian massal. Mulai dari level rumah tangga hingga perekonomian rakyat. Sebutlah contohnya banyak ternak ayam yang mati akibat pemadaman ini.

Lantas apa sebenarnya penyebab listrik dipadamkan setiap hari di Kalsel dan Kalteng? 

Konon, menurut informasi dari pihak PLN, penyebab utamanya adalah adanya "gangguan teknis" di tiga pembangkit listrik tenaga uap. 

Pertanyaan selanjutnya, apa yang menjadi penyebab gangguan teknis tersebut? 

Hingga detik ini belum ada jawaban dari pihak PLN, baik lokal, maupun pusat untuk pertanyaan terakhir di atas. Ya, hanya dikatakan ada gangguan teknis. Itu saja. Titik!

Pertanyaan lainnya, adakah tampak kejanggalan dalam penjelasan mereka? 

Kalau diperhatikan, muncul pertanyaan sederhana, mengapa gangguan teknisnya terjadi secara bersamaan? Dengan kata lain, kok berjamaah? Mungkinkah? 

Adapun tiga PLTU yang dimaksud PLN itu adalah, PLTU Asam-Asam, PLTU Stagen, dan PLTU Tabalong. Dan, setelah PLN pusat mendapatkan lawatan oleh para delegasi dari Kota Banjarmasin, durasi pemadaman pun menjadi lebih pendek. Yang semula enam jam lebih menjadi sekitar tiga jam pemadaman. Dari sini muncul lagi pertanyaan-pertanyaan baru. Misalnya, mengapa bisa dikurangi durasinya padahal gangguan teknis di tiga pembangkit listrik tersebut belumlah beres? Ini seakan-akan sudah beres sehingga memunculkan pertanyaan lain, apakah selama ini tiga pltu itu memang tidak mengalami gangguan teknis? Lantas, apa penyebab sebenarnya pemadaman listrik setiap hari di Kalsel-Teng ini? 

Dari pantauan di lapangan, banyak pihak menduga penyebabnya karena ketersediaan batu bara yang menipis. Pembelian bahan pembangkit listrik itu terkendala lantaran uangnya dikorupsi. Ada juga yang berpendapat  hal itu disebabkan oleh efesiensi anggaran demi keberlangsungan MBG dan Kodes Merah Putih.

Ah! Apa pun itu, terpenting pemadaman listrik setiap hari di Kalsel dan Kalteng segera berakhir. Begitu pula dengan tanggung jawab PLN terhadap kerugian yang telah dialami rakyat terdampak pemadaman listrik oleh mereka harus secepatnya diselesaikan. Rakyat perlu kesejahteraan dalam hal listrik, bukan sebaliknya.

Wednesday, July 29, 2026

Presiden: Hai Antek-Antek Pajak! Pergi Kalian dari Negara Kami!

Ilustrasi Pixabay 

Begitulah yang sering disuarakan Presiden Bo Bi To dalam setiap pidatonya. Pria berkumis tebal dan berbandan kerempeng itu sangat benci dengan yang namanya pajak.

Baginya, pajak adalah istilah lain dari pembunuhan rakyat. Dirinya juga tak jemu-jemu mengatakan bahwa ketika rakyat berusaha mati-matian bekerja, maka pemerintah haram memalak hasilnya meskipun hanya sedikit.

Itulah sebabnya, dirinya selalu berusaha mendapatkan laba dari setiap perusahaan milik negara yang dia pimpin. Perusahaan-perusahaan tersebut selalu mendapatkan pengawasan ekstra darinya. Jika terjadi penyelewengan di bidang keuangan perusahaan,.misalnya, hukuman berat akan dijatuhkan kepada pelakunya. Alhasil, tak ada lagi yang berani mengulangi perbuatan serupa.

Dengan demikian, keuntungan bersih selalu jauh di atas pengeluaran. Dari situlah segala pembiayaan negara dapat dilakukan tanpa memungut pajak rakyat. Bahkan, Presiden Republik Merekah itu tak jarang menyuruh  orang-orang yang mendukung pajak atau yang disebutnya sebagai para antek pajak segera pergi dari negara tersebut. Para antek pajak ini menginginkan pendapatan yang lebih besar untuk negara. Tujuannya agar gaji mereka bisa lebih banyak lagi. Padahal mereka sudah menerima uang dalam jumlah fantastis setiap bulannya.


Tuesday, July 28, 2026

Iblis: Ekonomi Negaramu Lampaui Jerman, Perancis, dan Inggris

 

Ilustrasi: Chatgpt 

Setelah bersemedi di ruangan khusus, Presiden Benyaminggar akhirnya ditemui guru kejiwaannya. Tidak main-main, sang guru ini bukan dari kalangan manusia. Benar, dari kalangan makhluk halus. 

Para pengamat spritual menyebutnya iblis Wobi. Makhluk itu bersemayam di sebuah kendi yang terbuat dari logam mulia berhiaskan intan dari Afrika. Setiap malam, kendi tersebut disucikan oleh Presiden Benyaminggar di ruangan khusus miliknya.

Penyucian itu bukan tanpa sebab. Sang presiden melakukannya untuk mendapatkan petunjuk. Ya, dari gurunya yang menjelmakan diri sebagai pria tua dengan tubuh kurus kerempeng. 

Petunjuk yang diberikan beraneka ragam. Mulai dari pemasangan genteng merah muda di rumah-rumah penduduk, pendirian koperasi kota indah, melanjutkan program minum berbayar daun keladi, hingga yang terbaru. 

Apa yang terbaru itu?

Dikatakan oleh Iblis Wobi di hadapan muridnya itu, "Ekonomi negaramu akan melampaui Jerman, Perancis, dan Inggris. 

Tak ayal, sang presiden pun berteriak gembira sambil berjingkrak-jingkrak kegirangan. Lalu, tanpa buang waktu lama, keesokan harinya dirinya langsung berpidato. 

"Para pengamat memprediksi bahwa ekonomi negara kita akan melampaui tiga negara besar. Ketiganya adalah, Jerman, Perancis, dan juga Inggris.."

Dan, seperti biasanya, setiap perkataannya segera disambut tepuk tangan meriah oleh para pendengar setianya.