![]() |
| Ilustrasi: Pixabay |
Film "Pesta Babi" yang merupakan sebuah film dokumenter investigasi langsung menjadi buah bibir banyak orang. Antusias warga untuk menonton bareng begitu besar. Ada rasa ingin tahu bagaimana kondisi alam Papua Selatan yang didokumentasikan dalam film tersebut.
Tak ayal, ada yang merasa tidak nyaman. Ya, sejak kemunculan film ini, sebagian orang ada yang terkena "flu burung", "Covid 19", "diabetes", "gerd", hingga "serangan jantung" yang parah. Itulah sebabnya, sebagian orang yang sakit tersebut ada yang berjalan dengan kaki pincang, memakai kursi roda, bahkan ada yang diantar mobil ambulan untuk membubarkan acara seru nonton bareng film tersebut.
Entahlah mengapa mereka bisa terseramg penyakit mematikan seperti itu. Padahal film dokumenter ini sekadar kumpulan video nyata di lapangan terkait deforestasi tanah Papua.
Dan, akhir-akhir ini kehebohannya mulai pudar oleh 1098 sapi. Ya, sapi-sapi itu menyerang babi-babi sampai masuk ke dalam hutan yang tersisa. Masyarakat pun saat ini lebih banyak membahas sapi daripada babi.














